BERBAGI

Budaya uang titipan apalagi minta uang tunai di muka kadang sangat menjengkelkan, tapi hal ini tidak dapat kita hindarkan untuk mendapatkan pekerjaan atau proyek yang kita inginkan. Apabila kita tidak menurutinya jangan harap proyek akan di berikan atau di dapatkan, karena ini budaya yang boleh di katakan sudah mengakar rumpit dari dulu dan turun temurun.

Bagaimana cara mencegah, mengurangi atau menghapus budaya uang titipan?

Berikut beberapa tips yang bisa kita coba diantaranya :

a. Pendekatan secara kekeluargaan

Pendekatan secara kekeluargaan atau persaudaran barang kali salah satu dari beberapa cara untuk menghapus budaya uang titipan atau minimal mengurangi. Karena pendekatan semacam ini akan ada rasa sungkan untuk meminta uang diawal sebelum proyek di kerjakan.

Akan tetapi lain halnya kalau memberi ucapan terima kasih setelah proyek selesai.  Karena itu suatu hal yang lumrah dan wajar,  apalagi kalau sudah kelihatan keuntungannya sebagai tanda ucapan terima kasih.

b. Mengingatkan OTT .

Bukan menakut-nakuti tapi mengingatkan bahkan sekarang sedang di galakan OTT (Operasi Tangkap Tangan).  Kita semua tahu sekarang sedang digalakan OTT (Operasi Tanggap Tangan) lewat tim Satgas Saber atau Satuan Tugas Sapu Bersih, yang belum lama ini di bentuk olah Pemerintah.

Ini Perintah Presiden (Perpres) langsung, agar pungli atau pungutan liar tidak merajalela kaya rezim sebelumnya. Dan harapan kita walau tidak hilang minimal bisa mengurangi untuk menghapus budaya uang titipan.

c. Meyakinkan berbagi keuntungan.

Cara terakhir dalam rangka dan turut serta membantu pemerintah secara tidak langsung untuk mengurangi dan seterusnya kalau bisa menghapus budaya titipan uang, yaitu meyakinkan berbagi keuntungan. Kapan berbagi keuntungan akan diberikan, yaitu setelah proyek selesai dan sudah terbayarkan semuanya.

Hal ini enak rasanya dan saya kira halal uangnya,  serta lebih sopan dan beradab, karena tidak seperti Preman meminta uang di muka tanpa ada rasa sungkan ataupun malu.

Memang tidak segampang membalikan telapak tangan tapi harus di coba, kalau bukan sekarang kapan lagi dan kalau bukan kita yang memulai siapa lagi.

Demikian cara mengurangi bahkan kalau bisa menhapus budaya uang titipan di muka, selamat membaca semoga bisa bermanfaat.

Jika Anda ingin berkonsultasi Seputar masalah ini Hubungi kami di adijawa.com

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY