BERBAGI
Cara menjadi pemimpin yang bijak di perusahaan

Cara menjadi pemimpin yang bijak di perusahaan tidaklah sulit asalkan kita mengerti dan paham ilmunya. Pemimpin yang bijak adalah pemimpin yang paham dan mengerti akan situasi dan kondisi yang ada dalam lingkup perusahaan.

Situasi dan kondisi didalam perusahaan meliputi beberapa macam diantaranya :

a. Memahami akan karyawan atau pegawai

Maksudnya pemimpin harus tahu persis tentang pegawai atau karyawan dalam segala hal, baik itu mengenai gaji, uang makan, uang transport atau tunjangan lainnya seperti kesehatan, cuti hamil bagi perempuan dan cuti tahunan. Pemimpin paham betul akan kebutuhan serta perlengkapan karyawan yang berkaitan dengan perusahaan maupun kegiatan di lingkup perusahaan.

Dengan memahami secara bijak maka dengan sendirinya usaha akan lancar dan membuahkan hasil yang maksimal.

b. Pandai dan cerdas serta berwibawa.

Seorang pemimpin yang bijak disamping memahami karyawan atau pegawainya, harus juga pandai dan cerdas serta berwibawa sehingga bawahan akan hormat dan patuh. Dengan demikian terjalin dengan bijaknya seorang pemimpin dan hormat serta sopan santunnya karyawan atau pegawainya maka akan harmonis dan timbul kenyamanan di dalam perusahaan.

Dengan harmonis dan nyaman maka kerja akan senang sehingga apa yang diinginkan oleh perusahaan akan tercapai yaitu menginginkan keuntungan dan kemajuan yang pesat.

c.  Bisa membaca pasar dan pandai memasarkan.

Bisa membaca pasar dan pandai memasarkan adalah keharusan yang harus dimiliki seorang pemimpin yang bijak. Sehingga dengan pandai membaca pasar artinya sesulit keadaan apapun baik faktor eksternal maupun internal, pemimpin bisa memasarkan atau memainkan peran supaya usahanya tetap stabil dan tidak ada kemerosotan atau kemunduran. Dan minimal di saat yang sulit masih bisa tetap bertahan.

d.  Lincah berhubungan dengan lembaga atau Instansi lain.

Artinya seorang pemimpin yang bijak disamping bisa memimpin di internal perusahaannya, sanggup pula dan lincah berhubungan dengan lembaga atau instansi lainnya, agar kemajuan yang didapat dengan berhubungan sesama instansi atau lembaga lainnya makin cepat dan mudah. Karena kadang dari instansi atau lembaga kainnya inilah pekerjaan atau proyek dan informasi akan mudah dan cepat didapat.

e.  Pemimpin harus bijak dan sanggup dalam mengambil keputusan dan tepat dalam hal yang sangat sulit.

Artinya dalam situasi yang sangat sulit sekalipun apabila ada masalah maka pemimpin yang bijak sanggup mengambil keputusan. Memang hal ini terasa berat dan susah tetapi kalau sanggup mengatasi hal semacam ini,  maka dalam situasi dan keadaan apapun pemimpin yang bijak sudah tidak kaget lagi untuk mengambil keputusan yang pas untuk kepentingan bersama.

Artinya tidak ada pihak yang diuntungkan maupun yang dirugikan akan tetapi semua itu demi kepentingan dan kemajuan Perusahaan.

Demikian cara menjadi pemimpin yang bijak dalam perusahaan, semoga bisa menjadi pedoman serta acuan demi kepentingan semua baik pemimpin atau bawahan sehingga mempercepat kemajuan dalam usahanya.

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY